--------------------------------------------

--------------------------------------------

Redaksi Warga Palem Asri menerima tulisan, berita dan artikel dari para warga Palem Asri dan sekitar, silakan hubungi Facebook kami, click di link berikut FB Paguyuban Palem Asri
Redaksi Warga Palem Asri menerima tulisan, berita dan artikel dari para warga Palem Asri dan sekitar, silakan hubungi Facebook kami, click di link berikut FB Paguyuban Palem Asri

Minggu, 29 Januari 2017

Foto-Foto Keceriaan Piknik di Puncak Bogor

Inilah sebagian foto-foto ekspresi kebersamaan dan keceriaan Bapak-bapak warga Perumahan Palem Asri saat Rihlah atau Outing & Refreshing di kawasan Puncak Bogor.

Alamat Villa tempat kita menginap

Nunggu giliran one way ke arah Puncak - Lokasi di Gadog Gn Geulis

Sholat Dzuhur berjamaah
Penampakan Villa Tiola
Foto-foto kloter I sebelum nyemplung kolam
Santai sejenak bersama Kloter II yang baru tiba


Ngopi di teras sambil merayakan ultah Pak Dana, :)

Fotografernya nampang, di depan konser Pak Haris,Pak Roni dan Bang Galih Irama


Ini dia Seniman Palem Asri

Sungguh menikmati alunan gendang

Selfi dulu yoo...

Grup apa ini ???

Teladan, kebersamaan Pak Iyan dan Pak Udin

Ini juga patut ditiru..pak Memen dan Iyan duet cuci kacang

Pak Fitri dapat doorprize apa ya?

 


Bang Galih Irama dapat doorprize
Wah jangan ditiru ini...hahaa
 
Pak Nano dapat doorprize TV Kecil hahaa
Pak Cahyo dapat apaan tuh?


Perkenalkan Chef kita, loh kok mukul simbal? Hebat eui....
Kemesraan bang Galih Irama dan Pak Cahyo
Duet maut Pak Iyan dan Chef Abu Halim

 
Ini dia, nyemplung happy di kolam renang
Kemesraan di kolam renang, Pak Yudi dan Bang Galih Irama
Hangatnya kebersamaan ini, Pak Udin, bang Galih dan Pak Iyan
Pak RT Sutarlan sedang nge shoot duo Palem
Ayo naik-naik ke puncak...
Pak Nano dan Pak Hasan balik duluan...
Duet Pak Roni dan Pak Eris. Seru kata Pak Cahyo
Foto perpisahan, menjelang pulang...Alhamdulillaah..


Lanjut Baca ...

Keceriaan Piknik di Villa Puncak Bogor



Acara untuk mengisi liburan imlek digunakan bapak-bapak Palem Asri untuk berwisata di Villa Cisarua Bogor. Adalah Aldi Ferdinand, bendahara DKM Al-Ikhlas Palem Asri yang menggagas kegiatan tersebut. Menurutnya, ide itu terbersit setelah suksesnya kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang sudah digelar di Mushola Al-Ikhlas beberapa minggu lalu. “Bagaimana kalau sekali kali kita bermalam di Villa teman saya di Cisarua Bogor, sekaligus mencairkan suasana sesama panitia Maulid” usul pria berkaca mata minus ini kala itu. Bak gayung bersambut, ide tersebut direspon dengan baik oleh bapak-bapak Palem Asri. 

Terpisah, Agus Mulya koordinator lapangan acara piknik menjelaskan kegiatan liburan silaturahmi itu diikuti oleh 20 peserta. “ Ada 3 kloter keberangkatan menuju vila, kloter pertama berangkat jam 8 pagi, kedua jam 2 siang dan yang ketiga jam 7 malam” papar Agus pada saat keberangkatan kloter pertama Sabtu (28/1). Mengenai biaya piknik, dikatakan Agus, peserta hanya dikenakan biaya partisipasi seratus ribu rupiah, itupun untuk keperluan konsumsi dan transportasi, sedangkan sewa vila sudah ditanggung oleh Aldi Ferdinand. Lebih lanjut dikatakanya, bahwa chef Palem Asri akan menyajikan menu Roasted Chiken yang akan menambah selera makan di villa nanti. 

Meski cuaca tidak mendukung, dikarenakan dari pagi sampai sore hujan mengguyur sepanjang Bogor, yang membuat hawa di villa sangat dingin, namun tidak mengurangi rasa kebersamaan dan keceriaan. Tampak peserta piknik lebih banyak bersenda gurau, tertawa lepas dan bernyanyi bersama. Tidak itu saja, tampak kebersamaan saat bakar bakar jagung dan ikan. Acara yang diikuti oleh Ketua RT 07 Palem Asri itu begitu sederhana tetapi sangat menyenangkan. Dalam kesempatan lain, Sutarlan Ketua RT 07 menyatakan senang dengan kegiatan seperti ini, hal positif yang bisa diambil adalah cairnya suasana antar pengurus DKM, menumbuhkan komunikasi yang efektif diantara warga serta menambah kekompakkan diantara warga. Harapan Sutarlan, kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan lagi dengan melibatkan seluruh warga agar Palem Asri tetap solid dan kompak. (hrs)
Lanjut Baca ...

Senin, 23 Januari 2017

Bingung antara KIS dan BPJS Kesehatan?

Sengaja kami turunkan tulisan ini agar warga Palem Asri menjadi tahu dan paham akan Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan kartu BPJS Kesehatan. Bagi kita yang sudah memiliki kartu BPJS Kesehatan yang aktif atau tidak pernah menunggak, fungsinya akan sama dengan KIS, jadi tidak perlu diganti/dicetak menjadi KIS. Semula, KIS itu merupakan kartu pengganti bagi warga yang tidak mampu atau miskin dalam bidang kesehatan. Kartu BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) itu dulu lebih dikenal dengan nama Jamkesmas (Jaminan Kesehatan Masyarakat) dan Jamkesda (Jaminan Kesehatan Daerah) diganti dengan KIS. Namun, sejak bulan Maret 2015, semua pendaftaran baru BPJS Kesehatan akan menerima kartu KIS. 

Apakah sama manfaatnya KIS dan Kartu BPJS Kesehatan? Kedua kartu tesebut sama saja kegunaannya, dan bisa dipergunakan untuk mengcover biaya berobat seperti yang sudah ditentukan. Saat ini ada tiga kategori dalam BPJS Kesehatan, Pertama, warga yang tergolong mampu tetapi tidak termasuk dalam Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) itu BPJS Mandiri/KIS jika pendaftarannya baru atau setelah bulan Maret 2015. Kedua, bagi karyawan atau pekerja atau Peserta Penerima Upah (PPU) disebut BPJS Perusahaan, Ketiga, bagi warga yang tidak mampu/miskin disebut BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) atau KIS PBI. Beda KIS mandiri dan KIS PBI adalah jelas bahwa KIS PBI tidak diwajibkan untuk membayar iuran bulanan seperti KIS Mandiri. Selain itu, KIS PBI dapat digunakan dimana saja, baik puskemas, klinik ataupun rumah sakit tanpa harus memerlukan surat rujukan, dan lintas wilayah ( tidak mengenal batasan daerah). 

Bagi warga Palem Asri yang mempunyai kerabat atau kenalan tergolong orang tidak mampu dan belum memiliki KIS, apa yang harus dilakukan?. Dimohon segera disarankan untuk mendaftar kepesertaan KIS ke Dinas Sosial Kabupaten/Kota setempat dengan membawa KTP dan Kartu Keluarga, Surat Keterangan tidak mampu dari RT sampai kecamatan dan surat pengantar dari puskesmas terdekat sebagai daftar peserta KIS. Setelah itu, pihak Dinas Sosial akan melakukan validasi ketempat yang bersangkutan. Jadi harapannya adalah, sudah tidak ada lagi alasan bagi warga yang kurang mampu untuk tidak menikmati layanan kesehatan yang diberikan oleh pemerintah, dan tidak berobat karena sakitnya dengan dalih tidak punya biaya…(hrs)
Lanjut Baca ...

Video Dokumentasi Maulid Nabi Muhammad saw 1438

Inilah video dokumentasi sebagian rangkaian acara pada Perayaan Maulid Nabi Muhammad saw 1438 Perumahan Palem Asri yang dilaksanakan pada hari Ahad, 8 Januari 2017. Selamat menikmati...

1. Tilawah Quran oleh ust Mursyid dan Sari Tilawah oleh ananda Putri


2. Pentas Tarian Cinta Nabi oleh Anak-Anak Al Ikhlas, Perumahan Palem Asri




3. Marawis Anak Al Ikhlas, Perumahan Palem Asri


4. Qasidah Ibu-Ibu Majlis Ta'lim Al Ikhlas, Perumahan Palem Asri


Lanjut Baca ...

Minggu, 22 Januari 2017

Manfaat Bela Diri untuk Anak

Oleh : Nunung Indrianto 

Di jaman modern dan era globalisasi seperti saat ini, sebagai orang tua kita tentu harus lebih peka dan hati-hati dalam mendidik anak. Tentu kita sudah maklum, perkembangan teknologi dan informasi yang sangat deras di waktu sekarang ini, memang memberikan dampak positif dan negatif. Dengan perkembangan teknologi komputer dan internet serta segala macam di dalamnya, di satu sisi cukup memberikan efek positif di antaranya, informasi dan pengetahuan lebih mudah untuk didapatkan. Para pelajar masa sekarang mudah untuk mencari referensi pengetahuan hanya dengan browsing di internet lewat gadget. Sehingga jangan kaget juga jika kita melihat anak seusia sekolah dasar sudah mengetahui wawasan tentang ilmu militer, atau wawasan ilmu pengetahuan dunia, yang di masa kita dahulu, sangat sulit didapatkan, kecuali kita sering main di perpustakaan sekolah atau dari buku-buku import dan sebagainya. 

Putri, anak Palem Asri Juara 2 seJabar
Akan tetapi, jika kita sebagai orang tua tidak pandai-pandai mendidik dan mengarahkan anak-anak kita, bukan tidak mungkin generasi penerus kita akan memiliki masa depan yang suram. Karena efek arus informasi yang semakin bebas itu salah satu dampak negatifnya adalah generasi muda menjadi mudah menerima informasi apa saja, tanpa filter. Akibatnya, banyak terjadi kasus kriminalitas anak dan remaja, serta turunnya moralitas di antara mereka. Solusinya adalah arahkan anak pada kegiatan-kegiatan positif, seperti musik, agama dan olah raga. Belajar Bela Diri adalah salah satu upaya orang tua membimbing anak-anak kepada hal-hal yang positif di antara banyak upaya yang lain. 

Ada banyak hal yang didapatkan anak-anak dari belajar bela diri ini, misal : 

1. Kesehatan yang Fit 

Latihan bela diri yang rutin dengan aktivitas fisik akan memberikan dampak positif bagi kesehatan anak. Olahraga bela diri secara teratur juga pasti akan memperbaiki kekebalan tubuh, meningkatkan stamina, juga kemampuan motorik anak. 

2. Menempa kedisiplinan 

Disiplin adalah kunci meraih kesuksesan. Di dalam olah raga bela diri, anak-anak akan dilatih untuk disiplin. Anak-anak akan terbiasa mengikuti peraturan serta memegang teguh prinsip ajaran ilmu bela diri yang mengajarkan kebaikan. 

3. Meningkatkan fokus, konsentrasi dan kewaspadaan 

Belajar bela diri akan memberikan anak untuk belajar memusatkan perhatian dan fokus pikiran kepada tujuan tentu atau sasaran. Manfaat fokus pikiran dan konsentrasi seperti ini juga berimbas positif pada kemampuan untuk berkonsentrasi pada aspek lain, seperti akademik dan sosial. Selain itu, belajar bela diri akan juga memberikan menempa kewaspadaan. Dengan mempelajari bela diri, anak juga dilatih untuk berpikir cepat, taktis, dan waspada. Ketika tiba-tiba dihadapkan pada situasi sulit atau mengancam, anak akan menjadi lebih tenang untuk mencari jalan keluar. 

Latihan Bela Diri
4. Membentuk mental baja 

Jika anak sudah teratur belajar bela diri, anak akan dilatih untuk terbiasa memasukkan sekaligus menerima tantangan yaitu serangan. Anak akan menerima tantangan ini bahwa untuk mengalahkan lawan, kita akan sesekali akan jatuh, siap sakit karena pukulan dan harus bangkit kembali. Pemahaman seperti ini akan membentuk pikiran (mind) positif pada anak untuk pantang menyerah pada tantangan dalam kehidupan sehari-hari dan tidak berlama-lama bersedih dan penyesalan saat menghadapi kegagalan. 

5. Menyeimbangkan jiwa dan raga 

Belajar olah raga bela diri memiliki tujuan di antaranya menghubungkan secara seimbang jiwa dan raga sang anak. Kemampuan untuk mengeluarkan jurus andalan akan percuma jika tidak diimbangi karakter mental baja. Sikap positif mental baja yang dipadu dengan keterampilan lahiriah, akan menghasilkan sosok pribadi yang lengkap, siap menghadapi berbagai warna kehidupan. Mereka juga akan terhindar dari arus pergaulan yang negatif karena ia selalu bulat untuk berkata "tidak" untuk setiap hal yang tidak sejalan dengan hati nurani dan aturan yang berlaku. 

6. Menemukan kepercayaan diri dan keyakinan 

Adakalanya anak yang lemah akan menjadi kuat dengan terus didorong semangat. Saat itu, anak yakin akan kekuatannya sendiri. Petuah ini biasanya selalu ditanamkan dalam bela diri. Banyak anak yang makin ‘pede’ dengan dirinya sendiri, setelah belajar bela diri. Lahirnya penghargaan pada diri, membuat anak tidak mudah menyerah saat menghadapi masalah. 

7. Menambah Kasih Sayang pada Saudara dan Sesama 

Mereka yang rutin belajar bela diri akan menjadi yakin, sebenarnya sang juara adalah dia yang mampu mengendalikan emosi-nya. Pikiran negatif seperti mudah marah dan terpancing emosi serta kesombongan atau sikap bangga dengan kelemahan orang lain, akan jauh terkikis, dengan cara berlatih bela diri. Anak yang belajar bela diri akan memahami bahwa sesungguhnya bela diri bukan untuk menyakiti atau solusi untuk setiap permasalahan. Di balik ilmu bela diri, ada tujuan mulia untuk mendatangkan kedamaian dan meletakkan dasar-dasar kebenaran kala menjalani kehidupan di era globalisasi seperti sekarang ini. 


Rasulullah SAW bersabda, "Orang beriman yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada orang beriman yang lemah." (HR Muslim). Kuat dapat dimaknai dalam seluruh aspek kehidupan. Kuat secara fisik, batiniah, perekonomian, kuat secara keimanan, kuat dalam memegang prinsip-prinsip Islam, dan kuat secara sosial kemasyarakatan. Dari pesan Rasulullah saw ini pulalah alasan orang beriman harus melatih fisiknya agar kuat.
Lanjut Baca ...

Sabtu, 21 Januari 2017

Demo Masak, Sea Salt Crust Barramundi ala Palem Asri



Siapa sangka, makanan lezat ala Perancis yang biasa disajikan di restauran mahal di Jakarta bisa dinikmati oleh bapak-bapak Palem Asri. Adalah Abu Halim, seorang warga Palem Asri, yang kebetulan dia bekerja sebagai “Chef de Cuisine” atau Kitchen Director ( Kepala Dapur) di Amuz Gourmet Restaurant, yang bertempat di The Energy Building-SCBD Jakarta. Seperti diketahui, bahwa Amuz Gourmet Restaurant adalah restauran yang menyajikan masakan Perancis. Sabtu Malam (21/1) bertempat di Wartom Palem Asri dilaksanakan demo masak oleh Abu Halim sang Chef yang akan memperagakan masakan “Sea Salt Crust Barramundi”. 

Menurut Abu demikian panggilan akrabnya, langkah pertama yang harus dilakukan adalah pemilihan ikan Barramundi atau lebih dikenal dengan sebutan Kakap Putih. “Jangan terlalu besar, cukup 2 Kg/ekor, dan sisik kulit jangan dibuang serta isi perut ikan harus dibuang melalui leher” kata ayah dua orang anak ini disela-sela demo masak. Selanjutnya, dijelaskan Abu mengenai bahan bahan yang dibutuhkan berupa putih telur secukupnya, garam laut, bawang putih, fennel/adas. Ikan yang sudah dibuang isi perutnya, lanjut Abu, kemudian dimasukkan fennel dan bawang putih untuk menambah cita rasa daging ikan. Mengenai pemilihan ikan Barramundi atau kakap putih, Abu menjelaskan bahwa ikan itu tidak banyak durinya, karena durinya hanya ditengah-tengah saja. 
 
Langkah berikutnya, kata Abu, ikan tadi dibaluri dengan garam laut yang sebelumnya sudah dicampur dengan putih telor sebagai pengikat. “ Baluran garam itu berfungsi agar ikan benar-benar matang dan terasa gurih” ujar pria kelahiran Depok ini. Tidak hanya sekedar dibalurin, tapi garam itu dihias seperti gambar ikan. Setelah semua ready, ikan Barramundi dimasukkan kedalam oven, dan dipanggang selama 30 menit. “Ikan akan matang jika dipanggang dalam suhu 160 derajat dalam 30 menit” jelas Abu. Setelah tampak kecoklatan, ikan dalam panggangan dikeluarkan dan dibiarkan dingin selama 10 sampai 15 menit. Lebih lanjut, garam yang ada pada ikan dibuang dengan menggunakan pisau kue yang bergerigi, dan kulit ikan dibuang serta disajikan berupa fillet. Semestinya, kata Abu penyajian menu ini ditaburi oleh saus Beurre Blanc, namun karena keadaan maka diganti dengan saus kari kelapa dan kunyit. 

Saat mencicipi makanan beberapa komentar terlontar dari ucapan Bapak-Bapak, seperti Eris Riyadi, mengatakan bahwa ikannya sangat gurih dan nikmat. Hal senada juga dirasakan oleh Agus Mulya sebagai asisten Chef. “ Nikmat dah..bener..kapan lagi makan masakan perancis seharga 1,5 juta jika direstauran..mmmm Lezessss” pungkasnya. (hrs)
Lanjut Baca ...

Minggu, 15 Januari 2017

Jalan Susukan Bojong Gede Rusak Parah!!

Bagi warga Palem Asri dan sekitarnya yang setiap hari berangkat menuju tempat kerja dengan moda transportasi kereta api/KRL dari stasiun Bojong Gede, pasti sudah merasakan ketidaknyamanannya jika melintas jalan Susukan yang semakin hari semakin parah. Jalanan yang merupakan akses menuju stasiun Bojong Gede itu, seperti kubangan jika turun hujan. Jalan Susukan dari RW 01 sampai ke Parakan Jati yakni RW 06, sudah sangat parah keadaannya, dan membahayakan pengendara serta membuat pelintas jalan banyak yang mengeluh dan banyak yang menjadi korban. 

Seperti dikeluhkan oleh Nunung Indriyanto, salah seorang warga Palem Asri yang setiap hari harus berangkat ke tempat kerjanya di Jakarta dengan menggunakan KRL harus melintasi jalan Susukan untuk menuju stasiun dengan menggunakan motor. “Jalanannya parah, apalagi hujan turun, pasti becek seperti kubangan” keluh Totok panggilan akrabnya di warung Taufik, Minggu (15/1). Totok mengatakan, dia sekarang lebih memilih jalan alternatif, meski jaraknya agak jauh, yakni dari Susukan RT 03/RW 01 bisa tembus ke belakang masjid As Salam Susukan. Hal senada juga dirasakan oleh Nano Karsino, warga palem Asri. “ Naik motor seperti naik kuda jika sudah melintas jalan Susukan. Capek banget” canda Nano. 

Sebenarnya, Pemerintahan Kabupaten Bogor bukannya berpangku tangan atau mendiamkan kondisi ini. Seperti yang dilakukan oleh Kantor Desa Susukan, pernah menguruk jalan yang berlubang pada bulan Oktober tahun lalu. Menurut keterangannya kantor Desa Susukan sudah menguruk hingga empat truk batu makadam ke jalan yang berlubang. Sebelumnya, ditahun yang sama yakni 2016, sepanjang jalan Susukan sudah diperbaiki dengan pengaspalan jalan. Namun sayangnya pembangunan infrastruktur jalan ini kurang terintegrasi dengan pembenahan drainase atau saluran air. Jika ini dibiarkan terus, berapa kali jalan tersebut diperbaiki maka tetap saja akan rusak lagi. Maka sangat disayangkan jika dana perbaikan jalan yang bersumber dari APBD ataupun APBN akan sia-sia dan tidak ada manfaatnya dalam waktu yang lama. Untuk itu, kami semua berharap agar pemerintahan daerah baik melalui Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) Desa Susukan dan Kecamatan Bojong Gede ataupun Dinas Bina Marga dan Pengairan, agar bisa memperbaiki jalan Susukan secara menyeluruh dan terintegrasi yakni dengan memperhatikan drainase. Jika itu dilakukan, maka perbaikan tambal sulam jalan tidak akan terjadi lagi. Semoga...(hrs)
Lanjut Baca ...

Pembangunan Gapura Palem Asri

Kerja Bakti warga dalam pembuatan gapura dilaksanakan hari Minggu pagi (15/1). Hal itu merupakan aksi pertama, setelah rapat antar warga Palem Asri pada Hari Sabtu (24/12) lalu tentang perencanaan pembuatan Gapura Palem Asri. Tampak warga bergotong royong dalam penggalian pondasi cakar ayam tiang gapura. Menurut M.Taufik Ketua Pelaksana pembangunan Gapura, Pembangunan Gapura Palem Asri diperkirakan menelan biaya 10 jutaan itu, akan dibangun secara bertahap sesuai dengan dana yang masuk. “ Untuk pagi ini, kita hanya melakukan penggalian dan cor dua cakar ayam ukuran 60 x 60 cm” kata pemilik Wartom itu disela-sela kerja bakti. Mengenai disain, Taufik menjelakan konsep gapura tidak jauh berbeda dengan gapura non permanen yang pernah dibuat pada tahun 2015 lalu. 




Lebih lanjut dikatakannya,  gapura setinggi 4 meter itu akan direncanakan selesai dalam waktu enam bulan kedepan. Mengenai pembiayaan, Taufik menjelaskan bahwa pelaksanaan pembuatan gapura mendapatkan subsidi dari kas RT sebesar satu juta rupiah, dan sisanya dari sumbangan warga. “ Berdasarkan hitung-hitungan, saat ini kami hanya kurang sebesar 6 jutaan” jelas Taufik.

Terpisah, Sutarlan Ketua RT 07 mengaku sangat mendukung dan mengapresiasi pelaksanaan pembuatan gapura permanen. Menurutnya, gapura itu akan menjadi pintu gerbang perumahan dan merupakan simbol Palem Asri. “ Gapura ini sebagai monumen yang akan menambah keindahan di Palem Asri, dan sebagai pengingat anak cucu kita kelak” ujarnya. Soal kekurangan biaya, Sutarlan menjelaskan bahwa pengurus akan menggelar rapat warga pada hari Sabtu (21/1) mendatang. Dia berharap agar dengan berkumpulnya warga, maka urusan dana bisa ada solusinya. Akhirnya, semua berharap agar pembangunan gapura bisa diselesaikan sesuai jadwal dan banyak warga yang peduli serta berperan aktif baik berupa tenaga, moral maupun materiil dalam pelaksanaan pembuatan gapura. (hrs) 

Lanjut Baca ...

Minggu, 08 Januari 2017

Mengharukan, Santunan Anak Yatim di Palem Asri

Ada yang unik dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1438 H, Minggu (8/1). Sebelum pemberian santunan, hadirin yang datang disuguhin dengan penampilan vokalis Palem Asri, Agus Mulya. Lantunan lagu minus one berjudul Yatim Piatu terdengar. Lirik lagunya sangat menyentuh, tak heran sang vokalis meneteskan air mata. Tidak hanya itu, penonton yang hadir dan kebanyakan ibu-ibu juga tampak berkaca-kaca dan banyak yang menangis.” Saya sedih dengar lagu itu, jadi kasihan sama anak yatim” ungkap Zaenudin salah seorang warga Palem Asri yang ikut larut dalam lagu yang diciptakan oleh Rhoma Irama itu. 

Hal senada juga dirasakan oleh Eris Riyadi, dia berkali-kali kelihatan mengusap air matanya. Sebuah momen yang tepat untuk menggugah rasa empati kepada sesama, khususnya kepada anak-anak yatim piatu. Hal itu sesuai dengan tema peringatan Maulid di Palem Asri “Dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, mari kita tingkatkan Sholawat dan Ukhuwah Warga serta berbagi kebaikan kepada sesama sebagai wujud cinta Nabi dan syukur kepada Allah SWT”. 
 
 Saat ditemui dibelakang panggung, Agus Mulya menjelaskan dirinya sengaja melantunkan lagu tersebut, guna menggugah perasaan khususnya warga Palem Asri untuk lebih peduli kepada nasib anak-anak yatim piatu. Bak penceramah, Agus mengatakan tentang dalil-dalil untuk memuliakan anak yatim, diantaranya QS Al-Ma’un -107 “Tahukah kamu orang yang mendustakan agama itulah orang yang menghardik anak yatim dan tidak memberi makan orang miskin”. “Semoga laguku tadi membuat kita semua sadar akan kewajiban pada anak yatim” pungkas Agus. Yatim Piatu…malang nasibmu, Semoga Tuhan selalu Melimpahkan rahmatNya padamu…(Amin, Allahuma Amin). (hrs)
Lanjut Baca ...

Foto-foto Maulid Nabi Muhammad 1438 H


Sebagian Panitia Selfie
Mursyid dan Putri

MC Kondang
Sambutan Ketua Panitia
Serius menyimak Ceramah


Hadroh Anak-anak Palem Asri
Pembacaan Maulid Simtudduror oleh Habib Ahmad Zaki

Hadroh Pasar Minggu



Jamaah Ibu-ibu

Tim Santunan Anak Yatim    


Bapak Agus Galih Mulya test sound




Lanjut Baca ...
Redaksi Warga Palem Asri menerima tulisan, berita dan artikel dari para warga Palem Asri dan sekitar, silakan hubungi Facebook kami, click di link berikut FB Paguyuban Palem Asri

Designed By Paguyuban Warga Palem Asri