--------------------------------------------

--------------------------------------------

Redaksi Warga Palem Asri menerima tulisan, berita dan artikel dari para warga Palem Asri dan sekitar, silakan hubungi Facebook kami, click di link berikut FB Paguyuban Palem Asri
Redaksi Warga Palem Asri menerima tulisan, berita dan artikel dari para warga Palem Asri dan sekitar, silakan hubungi Facebook kami, click di link berikut FB Paguyuban Palem Asri

Minggu, 27 Januari 2013

Segarnya Jahe Merah Buatan Hendra


Tanaman Jahe Merah atau dengan nama latin Zingiber officinale Roxb. var Rubra.) atau Zingiberaceae Officinale Roscoe atau Zingiberaceae Officinale Rose, Merupakan tanaman herba semusim, tegak, tinggi 40-50 cm. Batang semu, beralur, membentuk rimpang, warna hijau. Daun tunggal, bentuk lanset, tepi rata, ujung runcing, pangkal tumpul, warna hijau tua. Bunga majemuk, bentuk bulir, sempit, ujung runcing, panjang 3,5-5 cm, lebar 1,5-2 cm, mahkota bunga bentuk corong, panjang 2-2,5 cm, warna ungu. Buah kotak, bulat panjang, warna cokelat. Seperti diketahui tanaman ini banyak mempunyai banyak khasiat untuk kesehatan.

Menurut beberapa ahli di bidang fitofarmaka atau bidang kedokteran, diketahui kandungan jahe merah memiliki khasiat pencahar, antirematik, dan peluruh masuk angin. Khasiat lainnya menghangatkan badan, penambah nafsu makan, peluruh keringat, serta mencegah dan mengobati masuk angin. Rasa bugar dan gairah seksnya meningkat setelah minum Jahe Merah. Kegunaan lain dari Jahe Merah untuk mengatasi radang tenggorokan (bronkitis), sakit pinggang, lemah syahwat, meningkatkan stamina, meredakan asma, mengobati pusing, nyeri otot, ejakulasi dini, dan amandel 

Karena banyak khasiatnya tersebut, mendorong Hendra warga Palem Asri mengembangkan usahanya dalam pembuatan Bubuk Jahe Merah yang siap diseduh. Bubuk Jahe Merah bikinan Hendra diberi nama Jahe 99. Saat ditemui di kedai kopinya Minggu (27/1) Hendra bercerita tentang usahanya ini. Menurutnya, usaha ini terinspirasi karena dilahan orang tuanya di ciawi dan juga di palem asri banyak tanaman jahe merah. " Dari dulu keluarga saya sudah membudidayakan tanaman jahe merah itu, untuk keperluan dijual sebagai bahan campuran jamu" ujar Bapaknya Ibnu ini.

Untuk pembuatan bubuk jahe merah siap seduh, Hendra menjelaskan dalam prosesnya butuh waktu 4-6 jam, dan angaduknya tidak boleh putus. " Kalau sedang produksi, terpaksa kedai kopi saya tutup dulu" ujarnya. Untuk masalah harga 1 pak jahe @ 10 bungkus 20 gram merah dibandrol Rp. 12.000.
Untuk pemesanan silahkan menghubungi : Hendra (085697131611). (hrs)
Lanjut Baca ...

Pemasangan Portal di Palem Asri

Kerja Bakti Cor Portal

Dalam rangka menjaga keamanan warga dari hal-hal yang tidak diinginkan, khususnya meminimalisir pencurian di lingkungan Palem Asri, sangat perlu untuk dibuat portal permanen di ujung jalan masuk perumahan. Demikian disampaikan Ade Rachmad Sekretaris RT 07/05 Palem Asri disela-sela acara kerja bakti pembuatan portal hari Sabtu (26/1).  Menurutnya, pemasangan portal itu memang bertujuan untuk keamanan dan kenyamanan penghuni Palem Asri, apalagi akhir-akhir ini banyak kejadian seperti dicongkelnya motor salah satu warga, serta kejadian perampokan di kampung sebelah. " Dengan adanya portal jelas banyak mengahambat pelaku kejahatan" ujar pria berkaca mata ini.
Kerja Bakti Cor Portal 2

Sementara itu, Rahadian salah seorang warga yang ikut dalam kerja bakti pembuatan portal itu mengatakan, bahwa portal memang sudah seharusnya terpasang di perumahan Palem Asri. "Sebagai warga kami turut bangga dengan pengurus RT yang sigap terhadap keinginan warga" ujar pria yang dijuluki ambon ini. Kerja bakti yang dimulai dari pukul 9 pagi ini, baru selesai pada pukul 3 sore, dengan cuaca matahari yang terik, para relawan warga tetap bersemangat bekerja untuk terpasangnya portal. " Cor portal akan kami biarkan kering selama seminggu, baru nanti akan dipasang" kata Ade Rachmad. 

Seberapa usaha kita menjaga keamanan, tetap kewaspadaan warga dibutuhkan dan jangan memberi peluang/kesempatan pelaku kejahatan mengintai kita. Ingat,

'kejahatan bukan hanya berasal dari niat sang pelaku tapi juga kesempatan'........? Waspadalah....waspadalah...

Lanjut Baca ...

Kamis, 24 Januari 2013

Rumah Dijual di Perumahan Palem Asri

R. Tamu
Kmr Mandi
Rumah Dijual


Dapur


DIJUAL /OVER KREDIT CEPAT :
RUMAH TYPE 22/60, PERUMAHAN PALEM ASRI BLOK F-17, DESA SUKMAJAYA, KEC. TAJUR HALANG, KAB. BOGOR

Spesifikasi :
1. Sudah direnovasi/ketutup belakang
2.  Lantai Sudah keramik semua sampai ke belakang
3. Air Tanah sudah dipantek 11 meter
4. Saptictank sudah didalamin
5. lokasi strategis, lewat angkot 12, ke Stasiun Bojong Gede
6. Cicilan ke BTN Rp. 712.500, tinggal 13 tahun

Harga Nett Rp. 35.000.000,-

Hubungi : Haris Semiawan ( 0812-83577238)

Lanjut Baca ...

RUMAH DI KONTRAKKAN di Perumahan Palem Asri

Rumah Dikontrakkan

DIKONTRAKKAN :
RUMAH TYPE 22/60, PERUMAHAN PALEM ASRI BLOK D-6, SUKMAJAYA - TAJUR HALANG, KAB. BOGOR

SPESIFIKASI :
1. Sudah direnovasi, dan ditutup belakang
2. Lantai semua sudah keramik
3. Air Tanah Sanyo , 11 meter
4. Saptictank sudah dibuat
5. Bersih dan lokasi strategis
6. Harga Kontrak : Rp. 3.500.000/Tahun

Hubungi : Haris Semiawan (081283577238)

Lanjut Baca ...

Selasa, 22 Januari 2013

Kerja Bakti Perbaikan Jalan



Pasca terperosoknya truk sampah milik Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Bogor hari Selasa siang (15/1) lalu, membuat jalanan dan infrastruktur saluran khususnya di jalur Blok F dan G rusak parah. Ditambah lagi, curah hujan yang cukup tinggi yang mengakibatkan jalan semakin parah, licin dan berlubang. Warga yang menggunakan motor untuk melalui jalan, harus super hati-hati, bila tidak ingin terpeleset. Keadaan ini, membuat warga sepakat untuk melaksanakan kerja bakti. 
 Demikian disampaikan Karsono, pimpinan proyek kerja bakti warga disela-sela acara kerja bakti warga Palem Asri, Minggu (20/1)

Menurutnya, target kerja bakti kali ini adalah memperbaiki jalan dan saluran di Blok F -G, jalan di depan lapangan, dan jalan masuk ke perumahan Palem Asri. " Warga dibagi menjadi 3 tim, yakni tim di jalan F-G, tim di depan lapangan olah raga, serta tim di depan akses pintu masuk perumahan" ujar bapak yang serba bisa ini. Ditambahkannya, tujuan dari kerja bakti ini adalah agar warga merasa nyaman untuk melewati jalan, dan tidak takut terpeleset. Soal dana, Karsono yang di dampingi oleh Gatot Irwansyah Bendahara RT 07/05 mengatakan, seluruh kegiatan ini dibiayai dengan uang kas RT dditambah dengan sumbangan para donatur. " Kebetulan kita mendapatkan bantuan sumbangan berupa puing dan paving block dari pak RT sebanyak 3 mobil" ungkapnya.

Kerja bakti sempat terhenti sejenak dikarenakan hujan lebat. namun, semangat warga tidak surut untuk menuntaskan pekerjaannya. "Hasilnya, meski belum sempurna banget, tapi jalan sudah bisa dilewati warga dengan aman tanpa takut kepeleset lagi" canda Karsono (hrs).
Lanjut Baca ...

Minggu, 20 Januari 2013

Truk Sampah Kejeblos!

Truk sampah yang setiap minggunya bertugas mengambil sampah di Palem Asri kejeblos di jalan blok F-G, Selasa siang (15/1).  Ujang, sopir truk mengaku, bahwa siang itu setelah mengambil muatan sampah dari Tempat Pembuangan Sementara (TPS) yang terletak di Blok F, mobilnya terperosok dekat saluran. " Saya menghindari gundukan pasir dan kayu, makanya agak minggir, ternyata kejeblos, karena jalannya lembek" akunya. Setelah berupaya beberapa kali untuk mengeluarkan truk milik Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Bogor, dan gagal, si Ujang segera meminta bantuan ke kantor DKP wilayah Parung.

Tak selang beberapa lama, pihak DKP Kabupaten Bogor mengerahkan 9 anak buahnya untuk membantu ujang agar mobilnya bisa keluar. Ternyata, sampai menjelang maghrib, mobilpun belum bergerak dari tempatnya. " Agak susah, karena kondisi bannya sudah masuk kedalam tanah, ditambah lagi hujan yang terus menerus mengguyur Palem Asri" ujar Ujang. Keadaan ini  dilaporkan Ujang ke Kepala Seksi Urusan Sampah Wilayah Parung, Wawan Rusyanto.  Mendengar laporan anak buahnya, Wawan segera mengirim satu armada lagi untuk menarik truk yang terperosok itu. " Satu unit truk sudah meluncur ke lokasi, guna menarik mobilnya Ujang" kata Wawan. Kehadiran mobil bantuan ini ternyata tidak membuahkan hasil. Mereka sudah berusaha menarik sampai 3 jam, bahkan dengan muatan pasir dan split, tidak juga membuat truk itu bergeming.

Tak putus asa, jam 00.00 WIB , Wawan mengerahkan satu unit mobil derek guna menarik mobil truk yang berplat merah itu. Sampai pukul 03.00 dini hari usaha Wawan masih belum berhasil, karena kecapekan mereka memutuskan untuk kembali aksi pada pagi hari. Terpisah, Zaenudin Seksi Kebersihan RT 07 yang terus mendampingi awak dari DKP itu menyatakan, kondisi jalan perumahan Palem Asri memang kurang memadai, dan hancur. " Developer dari PT Dwi Bangkit Mandiri sebagai pengembang Perumahan Palem Asri terkesan asal-asalan dalam pembuatan jalan itu, ditambah lagi curah hujan yang besar, semakin membuat jalan Palem Asri semakin tidak keruan" ungkap Zaenudin.

Pagi harinya, setelah berjuang hampir 12 jam, akhirnya truk sampah itu bisa keluar dari jebakan tanah. " Alhamdulillah, akhirnya berhasil juga mereka" kata Zaenudin. Untuk kedepan, Zaenudin menambahkan akan membongkar bak sampah yang di blok F-G, karena mengingat struktur jalan rusak, dan semua sampah akan disatukan di bak sampah dekat Mushola Al-Ikhlas. (hrs)



Lanjut Baca ...

Senin, 07 Januari 2013

Maling Curanmor Sudah Mengintai di Palem Asri

Pelaku Curanmor telah intai kita semua
Malam itu hujan gerimis membasahi lingkungan Palem Asri, jam menunjukkan pukul 19.30 malam. Kondisi hujan, membuat malas warga untuk keluar rumah. Di warung kopi pak Hendra yang biasanya ada satu dua orang, juga terlihat lengang. Keadaan ini memang sudah terbaca oleh para pelaku kejahatan. Dan pada malam itu, hampir motor milik Rudi, salah seorang warga diambil oleh penjahat. "Untung feeling saya kuat, saya dengar langkah orang dan bunyi berisik diluar, makanya saya langsung buka pintu, dan pelakunya langsung kabur" ujar Rudi di rumahnya Senin (7/1).

Rudi menjelaskan kronologisnya, saat itu dia baru pulang jalan-jalan ke bojong Gede, tepat pukul 19.15, dia parkirkan motor di teras rumah dengan pagar yang sudah ditutup. Dirumahnya, istri Rudi sedang mengaji, dan tanpa perasaan apa-apa, Rudi berencana mau ke kamar mandi. Saat itu, dia dengar suara pagar seperti dibuka orang, dan suara langkah kaki.Rudi segera bergegas membuka pintu depan rumah, dan ternyata si pelaku kejahatan langsung kabur dengan ditungguin teman pelaku yang sudah siap diatas motor di ujung jalan. " Temannya sudah menunggu di depan jalan dengan posisi motor nyala" terang Rudi. Dan Rudi masih beruntung, karena motor barunya keluaran tahun 2012 masih berada dirumah dan hanya kundinya saja yang rusak.

Mendengar laporan warga, Haris Semiawan Ketua RT 07, mengatakan bahwa kejadian yang menimpa Rudi ini menjadi sebuah peringatan bagi seluruh warga di Palem Asri. Dengan kata lain, bahwa warga diharapkan meningkatkan kewaspadaannya, khususnya yang mempunyai motor. " Mending dimasukkin kedalam rumah, atau pagarnya dikunci" ungkap Haris. Satu hal lagi, Haris mengingatkan warga untuk tidak gegabah memarkirkan motornya diluar rumahnya, karena lingkungan Palem Asri sudah menjadi intaian para pelaku curanmor. Mengantisipasi hal tersebut, Haris akan menerapkan keamanan 24 jam dengan 2 personil ditambah dengan pembuatan portal jalan. " Mudah-mudahan dengan antisipasi itu bisa meminimalisir kejahatan" jelanya (hrs)
Lanjut Baca ...

Minggu, 06 Januari 2013

Pengurusan KTP & KK Untuk Warga Palem Asri

Semenjak terbentukanya RT baru dilingkungan Perumahan Palem Asri, yang sebelumnya masih bernama Paguyuban Warga Palem Asri, sudah mulai menertibkan secara adminitrasi data kependudukan warga. Menurut Ade Rachmad Sekretaris RT menyatakan, meski belum dilantik oleh Kepala Desa, namun pihaknya telah mendata semua warga yang tinggal di Palem Asri. " Kita sudah kumpulkan foto copi KTP, KK dari warga yang menempati rumah, baik itu yang tetap maupun yang mengontrak" kata pria berkacamata minus ini.

Ade menjelaskan, tujuan dari pendataan ini untuk database RT dan pihak desa. Dari data yang ada, sekarang Perumahan Palem Asri sudah dihuni sekitar 51 KK. Dari pendataan tersebut ternyata memang banyak warga Palem Asri yang masih mempertahankan KTP lamanya, ada yang Jakarta bahkan ada yang daerah Sumedang serta Tasikmalaya. Untuk itu, Ade menghimbau kepada warga untuk segera melakukan perubahan domisili kependudukan di wilayah Kabupaten Bogor, demi kenyamanan dan keamanan.

Sementara itu, secara terpisah Purwanto Kepala Seksi Kepemerintahan Desa Sukmajaya menjelaskan, bahwa warga yang sudah menetap dan sudah memiliki rumah di Palem Asri diharap untuk segera mengurus KTP dan KK di wilayah Desa Sukmajaya. " Seyogyanya mereka para warga sudah memiliki identitas diri sebagai warga RT 07/05 Sukmajaya Tajurhalang" ungkapnya. Tentang biaya pembuatan KTP dan KK Purwanto menyatakan besaran Rp. 75.000/KTP/KK untuk ekspress dan Rp,. 50.000 untuk jalur biasa.

Mengenai persyaratan pengurusan KTP adalah sebagai berikut :
  1. A. Bagi warga/penduduk tetap
  • Fotocopy Kartu Keluarga (KK) 1 lembar
  • Pas photo berwarna ukuran 2x3cm sebanyak 2 lembar
  • Membawa KTP asli yang sudah habis masa berlakunya (bagi yang memperpanjang)
B. Bagi warga/penduduk tidak tetap
  • Fotocopy KTP daerah asal 1 lembar
  • Fotocopy Kartu Keluarga (KK) 1 lembar
  • Pas photo berwarna ukuran 2x3cm sebanyak 2 lembar
C. Bagi warga/penduduk pindahan
  • Membawa surat pindah dari daerah asal yang dikeluarkan oleh kelurahan, diketahui oleh camat dan didaftarkan catatan sipil Dinas Kependudukan asal.
  • Daftar lagi ke Dinas Kependudukan kab. Bogor
  • Cetak dengan melampirkan persyaratan seperti pada no 1A s.d 6.
  1. Datang dan mengisi Surat Pengantar RT 07 yang ditandatangani oleh Ketua/Sekretaris RT dan di stempel RT
  2. Lalu ke RW 05 dengan membawa Surat Pengantar RT untuk ditandatangani dan distempel oleh Ketua/Sekretaris RW 05.
  3. Selanjutnya dibawa ke desa Sukmajaya untuk diproses dibagian KasiPem.
  4. Setelah selesai dibawa lagi ke kecamatan Tajur Halang
  5. Terakhir dibawa lagi ke Dinas Kependudukan kab. Bogor, 
Lanjut Baca ...

Semangat Olah Raga Warga


Semangat Ibu-Ibu dalam bulu tangkis
Sejak terbangunnya fasilitas sarana olah raga di Perumahan Palem Asri di akhir Desember lalu, warga tampak bersemangat memanfaatkan lapangan bulu tangkis tersebut. Hampir tiap malam bila cuaca tidak hujan, warga yang terdiri dari Bapak-bapak dan ibu ibu untuk sekedar mengeluarkan keringat dengan bermain bulu tangkis. Demikian disampaikan Karsono Seksi Olah Raga RT 07/05 di kediamannya, Sabtu (5/1). Menurutnya, dalam perencanaan awal lapangan ini sebenarnya bersifat multifungsi yakni bulu tangkis, futsal anak dan volly. " Saat ini, karena disesuaikan dengan anggaran kami baru bisa menyelesaikan lapangan bulu tangkis, next bila ada anggaran kami akan teruskan lagi" ungkap bapaknya Miko ini.

Ditambahkannya, dengan adanya lapangan tersebut, kelihatan lingkungan Palem Asri lebih hidup, karena sebelumnya bila sudah malam, tidak ada yang keluar rumah dan kelihatan sepi. Hal tersebut diaminin oleh Rahadian salah seorang warga yang juga turut sibuk mengurusi pembangunan lapangan bulu tangkis. Yan menyatakan, pembangunan lapangan ini bukti solid dan kepedulian warga terhadap kegiatan yang positif di Palem Asri. " Warga solid dan bahu membahu agar lapangan segera bisa dipergunakan" katanya.

Terpisah, Egi sebagai wakil ibu-ibu warga Palem Asri mengungkapkan rasa apresiasi terhadap kinerja warga khususnya bapak-bapak dalam mewujudkan sarana olah raga ini, dan berharap agar lapangan ini bisa menciptakan meningkatnya tali silaturahmi warga dan menyehatkan jiwa warga. "Men Sana in Corpore Sano" Canda Egi. (hrs)
Lanjut Baca ...

Jumat, 04 Januari 2013

Terusik Dengan Munculnya Ular Cobra

Kehadiran Ular Cobra di Palem Asri
Sore itu hari Minggu (23/12) saat warga sedang melakukan kerja bakti di lapangan olah raga, dikejutkan dengan suara teriakan dari rumah blok D-11. Siska begitu sapaan penghuni D11 berteriak, karena ada ular dalam rumahnya. Spontan, semua berlari kedalam rumah Siska. Setelah bergulat selama kurang lebih 30 menit, ular yang berada dalam rumah Siska berhasil dikeluarkan. Menurut Rahadian, salah seorang warga yang ikut dalam perburuan ular mengatakan, kejadian hadirnya ular ini sudah ketiga kalinya. Yan, begitu panggilan akrabnya menilai kehadiran ular tersebut berasal dari lubang sumur yang ada di dalam rumah D-11, dan diperkirakan sudah beranak pinak. Pernyataan Yan ini diaminin oleh Taufiq, warga yang berhasil menemukan ular sejenis ini 2 bulan lalu.

Mendengar laporan warga, Haris sang Ketua RT langsung terjun ke lokasi kejadian. Menurutnya, Ular-ular tersebut diperkirakan sudah lama menghuni dilubang-lubang kebun milik pak Bontet, sejak digusur untuk dibuat Perumahan, maka ular tersebut membuat lubang dan lebih senang tinggal di sumur-sumur belakang rumah D-11, karena dianggap paling aman. Haris menyarankan agar semua warga mulai sekarang harus menutup lubang- lubang sumur, dan selalu menjaga kebersihan lingkungan. "Mudah-mudahan ular tersebut tidak akan muncul lagi dilingkungan kita" ujarnya. (hrs)
Lanjut Baca ...

Kamis, 03 Januari 2013

Selamat Tahun Baru 2013

Segenap Pengurus RT 07/RW 05 Desa Sukmajaya, Kec. TajurHalang
Mengucapkan :

"SELAMAT TAHUN BARU 2013, SEMOGA SUKSES DI WAKTU MENDATANG"
Lanjut Baca ...

Terbangunnya Sarana Olah Raga


Pengupasan Tanah Lapangan
Sejak 1 tahun lalu menempati di lingkungan perumahan Palem Asri belum mempunyai sarana apapun, pengembang hanya menyediakan tanah Fasos seluas 300 meter persegi untuk dapat dipergunakan. Dari bulan ke bulan, warga yang menempati semakin bertambah, dan dirasa perlu untuk mewujudkan sarana olah raga bagi warga. Demikian disampaikan Haris Semiawan, sang ketua RT baru. Dijelaskannya, bahwa saat ini jumlah warga yang sudah menempati rumah di Palem Asri sebanyak 48 KK, dan mereka (warga) sangat membutuhkan lapangan olah raga sebagai ajang yang sangat positif bagi warga. "Berlatar pada keinginan warga yang kuat akan sarana olah raga, maka kami sebagai pengurus RT segera membentuk tim pembangunan" ujar Haris di kediamannya Sabtu (15/12) lalu.
Pengecatan Lapangan 1

Ditambahkannya, warga mulai melakukan kerja bakti setiap hari Sabtu dan Minggu, tidak hanya itu warga juga melakukan saweran demi lapangan olah raga yang diidamkannya. "Kami bahu membahu, tidak penting bagi kami, soal kulit kami yang terbakar matahari atau basah keguyur hujan, asal lapangan ini bisa rampung tepat pada waktunya" kata Karsono, salah seorang warga. Perkataan karsono ini diaminin oleh banyak warga yang saat itu sedang kerja bakti.

Pengecatan lapangan 2
Akhirnya, setelah 2 minggu lebih, lapangan olah raga dilingkungan Palem Asri selesai sudah. Soal biaya, Haris menerangkan bahwa lapangan tersebut telah menghabiskan dana sekitar 5 jutaan, sumber pendanaanya berasal dari donatur dan sumbangan warga serta Kas RT. " Saya mengapresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh warga yang telah memberikan sumbangsihnya terhadap terwujudnya lapangan oleh raga ini, dan semoga bisa dipergunakan oleh warga sebaik-baiknya" tutup Haris (hrs)
Lanjut Baca ...
Redaksi Warga Palem Asri menerima tulisan, berita dan artikel dari para warga Palem Asri dan sekitar, silakan hubungi Facebook kami, click di link berikut FB Paguyuban Palem Asri

Designed By Paguyuban Warga Palem Asri