--------------------------------------------

--------------------------------------------

Redaksi Warga Palem Asri menerima tulisan, berita dan artikel dari para warga Palem Asri dan sekitar, silakan hubungi Facebook kami, click di link berikut FB Paguyuban Palem Asri
Redaksi Warga Palem Asri menerima tulisan, berita dan artikel dari para warga Palem Asri dan sekitar, silakan hubungi Facebook kami, click di link berikut FB Paguyuban Palem Asri

Senin, 25 Juni 2012

Duh...Jalanan Perumahan Sudah Rusak

Jalan yang rusak dan berlubang

Bila kita memasuki lingkungan perumahan Palem Asri, jelas kelihatan bahwa jalan masuk ke perumahan maupun jalan dalam lingkungan sudah mulai hancur dan berlubang. Warga perumahan banyak yang mengeluh perihal jalanan tersebut. Salah satu warga, Herni Suryani di Blok E mengatakan, jalan perumahan sudah banyak yang berlubang, hal ini diperparah saat hujan turun, maka jalanan depan rumah seperti kubangan tanah saja. " Bila hujan, jalan yang berlubang ini banyak tanah dan licin, dan ini mengkhawatirkan bagi anak-anak dan kendaraan bermotor yang melewatinya" ujar Herni.
Jalan yang rusak

Gatot Irwansyah, salah seorang pengurus paguyuban menjelaskan, bahwa perihal jalan tersebut, pihak pengurus dalam waktu dekat ini akan melayangkan surat pada pihak developer, yakni PT. DWI BANGKIT MANDIRI. "Mudah-mudahan surat kami nanti akan segera direspon" ujar Gatot Pesimis..(hrs)



Lanjut Baca ...

Developer Tak Profesional dan Tak Becus

Belakangan ini warga perumahan Palem Asri agak terusik dengan sms yang dikirim ke ponsel mereka dari pihak developer. Pasalnya, isi sms itu berkaitan dengan jumlah tunggakan hutang ke developer yang angkanya membengkak. Jumlah angka yang tercantum pada sms itu tidak sesuai dengan jumlah tunggakan yang seharusnya dibayar oleh para warga Palem Asri. Seperti yang dikemukakan oleh Dono Nurcahyo, warga blok C mengatakan, jumlah tunggakan DP yang semestinya kurang 1 jutaan, ditulis dalam pesan singkat itu menjadi 4 juta. " Ini jelas sudah tidak benar kerja developer" ujarnya kesal.

Hal serupa, juga dialami oleh Ferry warga blok C, dia menilai ukuran kelebihan tanah yang semestinya dibayar adalah 19 meter persegi, sedangkan yang tertera di bagian keuangan sebesar 30 meter lebih. Dan yang berabenya lagi, seperti yang terjadi pada Mintoyo, warga blok F, uang yang dibayarkan untuk developer melalui colectornya, ternyata tidak sampai ke kantor pusat. "Ini bukti kwitansi pembayaran saya, yang diterima karyawan developer" kata Mintoyo bersemangat.

Dan masih banyak lagi, warga yang merasa bahwa kewajiban pembayaran pada developer ternyata tidak pernah sampai/jumlah tidak sama dengan pihak kantor developer. Kalau sudah begini, Siapa yang bertanggung jawab??.

Ketika dikonfirmasi, pihak developer yang diwakili Project Officernya, Heru Ishak menjawab dengan diplomatis, bahwa kemungkinan kwitansi pembayaran dari warga kececer atau keselip. " Atau negatifnya, kwitansinya tidak sampai ke bagian keuangan" kata Heru. ketika ditanya, Apa uangnya raib?, Heru mengelak, bahwa nanti kantornya yang akan mengurus persoalan ini. " Untuk itu, saya datang ke Palem Asri, untuk klarifikasi kebenaran data faktualnya" kata pria yang tinggal di Pura Bojong ini.

Dengan kejadian ini, kita semua dapat menyimpulkan bahwa ada yang tidak beres dalam internal PT. Dwi Bangkit Mandiri selaku developer perumahan Palem Asri. Hal itu, diperparah dengan pembangunan saluran air yang belum tuntas, serta jalan yang sudah hancur. (hrs)

Lanjut Baca ...

Kamis, 14 Juni 2012

Pos Ronda yang Baru dan Mungil..

Pos Ronda Baru dan Mungil
Bangunan dari bambu telah berdiri kokoh di lingkungan Perumahan Palem Asri. Sebuah tempat yang bisa dipergunakan sebagai posko keamanan itu berdiri atas kerja sama dan partisipasi yang baik dari seluruh warga Palem Asri. Demikian diungkapkan Haris Semiawan, Sekretaris Paguyuban Warga Palem Asri. Menurutnya, pos ronda yang sederhana itu akan langsung berfungsi sebagai pos dua petugas keamanan dalam menjaga kondisi lingkungan perumahan.

" Ukurannya 2 X 2 meter, karena disesuaikan dengan kayu yang sudah ada, dan dirasa cukup memadai sebagai tempat posko" ujarnya. Hal itu juga disepakati oleh Mintoyo, petugas keamanan perumahan. Mintoyo menjelaskan, bahwa selama ini dia dan temannya harus numpang di rumah salah seorang warga, dan dengan adanya pos, petugas jaga bisa memanfaatkan dan tidak lagi merasa risih dengan warga.

Mengenai biaya, Gatot Irwansyah selaku pelaksana mengatakan, bahwa biaya pembangunan pos ronda itu menghabiskan anggaran sebesar lima ratus ribu rupiah. " Yang 335 ribu dari sumbangan para warga dan sisanya dari kas pengurus" kata Gatot.

Akhirnya, Gatot dan Haris berharap agar pos ronda itu dapat dipergunakan dengan baik dan tentunya keamanan warga lebih terjaga. (hrs)


Lanjut Baca ...

Wujud Kebersamaan Warga...

Kerja Bakti Warga

Kerja Bakti para warga Perumahan Palem Asri pada hari minggu (10/6) lalu adalah wujud guyub dan kebersamaan. Warga perumahan melaksanakan gotong royong dalam pembangunan Pos Ronda yang terletak di depan rumah Bapak Rendy (D-11). Demikian dikatakan Gatot Irwansyah selaku pelaksana. Gatot menjelaskan, pendirian pos ronda tersebut, dianggap penting, karena selama ini dua petugas keamanan perumahan masih numpang di rumah salah seorang warga.

Kerja Bakti Warga

"Untuk itu, kami spontanitas patungan sebesar sepuluh ribu rupiah, untuk membangun pos ronda yang sederhana" ujar bapak dua orang anak ini. Ditambahkannya, dari uang yang terkumpul dari warga sebesar 335 ribu rupiah, nantinya akan langsung dibelikan bahan bangunan. Menurut Gatot, konsep bangunan pos ronda menggunakan bahan bambu, dengan design yang sederhana.

Pantauan redaksi, saat kerja bakti, terlihat seluruh warga bahu membahu dan semangat dalam bekerja, tak lagi menghiraukan panas terik yang mulai menyengat. Sementara itu, para istri telah menyiapkan berbagai hidangan untuk warga yang kerja bakti.  "Inilah bukti kebersamaan dan keakraban warga, semoga hal ini bisa terjalin sampai kapanpun" harap Gatot sambil tersenyum simpul. (hrs)
Lanjut Baca ...

Senin, 04 Juni 2012

Warga Butuh Mushola...

Sarana ibadah umat Muslim yang berupa Musola memang masih belum tersedia di Perumahan Palem Asri. PT. Dwi Bangkit Mandiri selaku pengembang sudah menyediakan dua Fasum yang luasnya masing-masing 314 dan 500 meter persegi. Gatot Irwansyah, Bendahara pengurus mengatakan bahwa fasilitas itu bisa dipergunakan oleh warga sebagai mushola, pos ronda maupun lapangan olah raga.

Gatot menambahkan, saat ini memang kebutuhan akan berdirinya Mushola sangat dibutuhkan oleh warga. Hal ini juga diaminin oleh Zaenudin, salah seorang warga. " Anak-anak kita sudah banyak di lingkungan perumahan, dan perlu kita buatkan wadah buat mereka untuk menimba ilmu agama serta tempat ibadahnya" ujar Zaenudin.

Opung begitu panggilan akrabnya menuturkan, meski  warga yang sudah menempati rumah di lingkungan Palem Asri masih 30 KK, dan dana yang ada di kas juga masih minim, namun bukan berarti keinginan untuk mendirikan mushola menjadi berkurang. " Kalau tidak dimulai dari sekarang, kapan lagi" katanya.

Akhirnya, Gatot maupun Zaenudin berharap agar Mushola dilingkungan Palem Asri dapat segera terealisasi. Amin (hrs)

Lanjut Baca ...

Hasil Rapat Warga Bulan Juni

Suasana Pertemuan Rapat
Pertemuan rutin warga yang diadakan setiap bulannya, kali ini digelar di rumah Bapak Haris (Blok E-1). Rapat yang dihadiri 18 warga tersebut telah banyak menghasilkan beberapa kesepakatan yang positif. Menurut Andy Joe, pemimpin Rapat kala itu, kesimpulan yang dicapai dalam pertemuan itu antara lain :
1. Pembuatan surat tertulis kepada developer mengenai saluran air yang belum terselesaikan
2. Pembuatan Pos Ronda di Fasum dekat rumah Rendi dengan ukuran 3 x 2,5 meter
3. Akan diadakan kerja bakti pendirian pos ronda pada hari Minggu (10/6)
4. Pemohonan kepada Kepala Desa Sukmajaya mengenai pemekaran RT di Perumahan Palem Asri
5. Perlu pembuatan gambar teknis untuk persiapan pendirian Mushola di Palem Asri

Ada spontanitas iuran sepuluh ribu rupiah dari warga untuk  pembuatan Pos Ronda. " Kita Patungan sepuluh ribu saja, untuk buat pos ronda, karena dana kas pengurus sudah minim" Kata Iman, salah seorang warga yang langsung mengeluarkan uang sepuluh ribu rupiah. Aksi ini mendapat tanggapan serius dari seluruh peserta rapat, hingga malam itu sudah terkumpul 180 ribu rupiah.

Yang terpenting, bukanlah besaran rupiahnya, tetapi lebih mengedepankan bentuk kepedulian dan sensitifitas sosial dalam berlingkungan di Palem Asri. (hrs)
Lanjut Baca ...

Jadwal Ronda Warga Bulan Juni


MINGGU I
MINGGU II
MINGGU III
MINGGU IV
MINGGU V
Rendi      ( D 11 )
Syamsul   ( C 1)
Yudiyono   ( F 2 )
Hery      ( F   4 )
Lutfi A.    ( B 10)
Muktaruddin   ( B 7 )
Wakun   ( B 13 )
Gatot I.          ( B 16 )
Eko       ( B  6 )
Mintoyo    (E10 )
Fery          ( C 8 )
Rudi        ( B 1)
Sutarlan        ( G 6 )
Bayu      ( D 1 )
Sumardi ( C 2  )
Zaenudin  ( E 13 )
Aldi       ( B 17 )
Haris S           ( E 1 )
Ade R    ( D 4 )
Ade Januar( E 11 )
Sarmili    ( F 16  )
Dono Nurcahyo ( C 6 )
Rizky Tantowi (B 2)
Tri           ( F11 )
Iman      ( E 12 )
Suyono    ( E 7 )
Ade Martin ( D 10 )
Rahadian       ( B 12 )
Amir        ( C 4)
Andy Joe ( E 5 )






NB :
1.    Ronda dimulai jam 11.00 – 04.00 WIB
2.    Selain untuk keamanan, ronda ini bertujuan untuk menjalin tali silahturahmi warga
Lanjut Baca ...
Redaksi Warga Palem Asri menerima tulisan, berita dan artikel dari para warga Palem Asri dan sekitar, silakan hubungi Facebook kami, click di link berikut FB Paguyuban Palem Asri

Designed By Paguyuban Warga Palem Asri